PERGAULAN BEBAS DAN PENYAKIT YANG MENYERANG SISTEM REPRODUKSI MANUSIA SERTA TEKNOLOGI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
APA YANG DIMAKSUD PERGAULAN BEBAS
Pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. Istilah “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma yang ada. Masalah pergaulan bebas ini sering muncul baik di lingkungan maupun di media massa. Pada saat ini kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Beberapa contoh dari pergaulan bebas adalah seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, tawuran, mengonsumsi obat-obatan terlarang, hingga melakukan seks bebas. Tindakan-tindakan tersebut muncul bukan tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab pergaulan bebas di kalangan remaja.
APA AJA SIH DAMPAK DARI PERGAULAN BEBAS
1. Kenakalan Remaja
Seorang ilmuwan sosiologi, Kartono, mengatakan jika kenakalan remaja adalah gejala patologis sosial yang dialami para remaja yang disebabkan satu bentuk pengabaian sosial yang membuat perilaku menjadi menyimpang
Akibat pergaulan bebas dalam bentuk kenakalan remaja pun bisa beragam dimulai dari mengganggu ketertiban dan ketentraman lingkungan, hingga sampai ke tingkatan yang ekstrem seperti berkelahi, memakai obat-obatan terlarang, berjudi, dan merugikan orang lain.
2. Gangguan Kesehatan
Akibat dari pergaulan bebas adalah mengonsumsi obat-obatan, merokok, minum-minuman keras, dan lainnya dapat menyebabkan masalah kesehatan. ada gangguan kesehatan yang mengintai saat remaja kecanduan mengonsumsi narkoba dan miras, seperti :
~ Enggan melakukan sesuatu termasuk makan sehingga fisik akan lebih lemah
~ Gaya hidup yang tidak higienis dan lebih mudah terkena penyakit
~ Mual, muntah, sulit tidur, hingga sakit kepala
~ Adanya gangguan otot, meningkatnya tekanan darah, dan gangguan keseimbangan
~ Lamban dalam berpikir
~ Terjadi gangguan mental
3. Seks Bebas
Seks bebas adalah cara seseorang dalam melepaskan dorongan seksual yang berasal dari belum matangnya organ seksual seperti akibat dari berpacaran, bercumbu, hingga melakukan kontak seksual. Jika dilakukan oleh remaja, maka menjadi salah satu penyalahan norma yang tidak sesuai dengan lingkungan.
Melakukan seks bebas tentunya akan membuat banyak bahaya mengitai, antara lain, tertular penyakit kelamin, HIV/AIDS, kehamilan yang tidak direncananan, dan kanker serviks.
4. Pendidikan Terhambat
Anak yang terjerumus pergaulan bebas akan berpengaruh pada pendidikan dan prestasi belajarnya. Mulai dari keinginan belajar yang turun, malas belajar, bolos sekolah, hingga putus sekolah.
5. Renggangnya Hubungan Dengan Keluarga
Akibat dari pergaulan bebas adalah renggangnya hubungan dengan keluarga. Anak-anak biasanya mmebutuhkan pengakuan, perhatian, dan eksistensi di tengah keluarga. Di sini jika anak terjebak pergaulan bebas, makai a akan menjadi pembangkang, tidak menuruti orang tua, dan jadi anak yang berbeda. Dengan memberikan perhatian yang diinginkan, diharapkan anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.
PENYAKIT PADA SISTEM REPRODUKSI
1. Klamidia
Klamidia adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Klamidia adalah salah satu penyakit kelamin paling umum.
2. Gonore
Gonore juga salah satu penyakit kelamin yang umum, tapi bakteri tersebut bisa berpindah menginfeksi mulut, tenggorokan, mata, dan anus. Biasanya gejala akan muncul dalam 10 hari setelah Anda terinfeksi
3. Trikomoniasis
Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit bersel satu disebut Trichomonas vaginalis. Jika Anda berhubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang memiliki infeksi ini, maka Anda dapat tertular.
4. Herpes genital
Herpes disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV) yang memasuki tubuh melalui luka kecil di kulit atau selaput lendir. Orang yang terinfeksi virus ini tidak pernah menyadari dirinya telah terinfeksi karena herpes umumnya tidak menimbulkan tanda-tanda.
5. Human papillomavirus (HPV)
Human papillomavirus (HPV) adalah salah satu virus yang umum tertular lewat hubungan seksual tanpa kondom. Sama seperti yang lain, terkadang virus ini tidak menunjukkan tanda-tanda kemunculannya, tapi tetap ada beberapa tanda yang bisa Anda waspadai.
6. Hepatitis
Hepatitis A, B, dan C merupakan virus yang menyerang hati dan dapat ditularkan melalui cairan tubuh ketika berhubungan seks.
7. HIV
HIV merupakan salah satu virus yang cara penyebarannya melalui cairan tubuh. Virus ini mematikan, sebab virus menyerang sistem kekebalan tubuh. Ketika sudah berkembang makin parah, virus akan berkembang menjadi AIDS. Pertama kali Anda terinfeksi, mungkin tidak akan menunjukkan gejala. Bahkan setelah bertahun-tahun, ada yang tidak menyadarinya
TEKNOLOGI PADA SISTEM REPRODUKSI
Teknologi reproduksi adalah ilmu reproduksi atau ilmu tentang perkembangbiakkan yang menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk menghasilkan suatu keturunan. Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan meliputi inseminasi buatan, perlakuan hormonal, donor sel telur dan sel sperma, kultur telur dan embrio, pembekuan sperma dan embrio, GIFT (gamet intrafallopian transfer), ZIFT (zygote intrafallopian transfer), IVF (in vitro fertilization), parthenogenesis dan kloning.
1.INSEMINASI BUATAN
Inseminasi buatan adalah metode yang berguna untuk mengatasi masalah kesuburan yang digunakan untuk mengantarkan sperma langsung ke leher rahim atau rahim agar wanita dapat hamil. Pada beberapa kesempatan, sperma dipersiapkan dengan matang untuk meningkatkan kemungkinan wanita hamil menjadi lebih tinggi.
2.KULTUR DAN TRANSFER EMBRIO
Kultur dan transfer blastosis embrio adalah prosedur pematangan dan pemindahan embrio ke dalam rahim. Prosedur ini merupakan salah satu tahap dalam rangkaian proses fertilisasi in vitro yang lebih dikenal dengan istilah bayi tabung.
3.GIFT (GAMET INTRAFALLOPIAN TRANSFER)
GIFT merupakan prosedur yang dilakukan untuk memindahkan ovum yang telah diaspirasi dari ovarium bersama dengan sejumlah sperma langsung ke saluran tuba fallopi. Sebelumnya, ovarium akan distimulasi untuk menghasilkan beberapa sel telur. Sel telur tersebut ditempatkan ke dalam kateter yang berada sperma di dalamnya. Gamet (baik sel telur maupun sperma) kemudian diinjeksikan ke dalam tuba fallopi melalui prosedur pembedahan yang disebut dengan laparoskopi. Pada proses ini dokter akan melakukan anestesi general.
4.ZIFT (ZYGOTE INTRAFALLOPIAN TRANSFER)
ZIFT merupakan kombinasi antara IVF dan GIFT. Dalam prosedur ini, ovarium akan distimulasi untuk menghasilkan sel telur yang akan dikumpulkan dengan menggunakan metode IVF dan dibuahi oleh sperma melalui metode in vitro (IVF). Sel telur yang telah dibuahi akan berbentuk zigot.
5.IVT (IN VITRO VERTILIZATION) / BAYI TABUNG
Bayi tabung merupakan prosedur yang dilakukan untuk membantu proses kehamilan pada pasangan yang sulit memiliki keturunan akibat gangguan pada system reproduksi (infertilitas). Dalam prosedur bayi tabung, sel telur yang telah matang diambil dari indung telur, kemudian menjalani proses pembuahan oleh sperma di luar tubuh.
Penulis :Ariq Rajasa Lukmansyah
No absen :03
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKopas Brutal !!
BalasHapus